I s l a m
Dari Wikipedia bahasa
Indonesia, ensiklopedia bebas,
Islam (Arab: al-islām, الإسلام
dengarkan (bantuan·info): "berserah diri kepada Tuhan") adalah agama yang mengimani satu Tuhan, yaitu Allah. Dengan lebih dari satu seperempat miliar orang pengikut di seluruh dunia,[1][2] menjadikan Islam sebagai agama terbesar kedua di dunia setelah agama Kristen.[3] Islam memiliki arti "penyerahan", atau penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan (Arab: الله, Allāh).[4]Pengikut ajaran Islam dikenal dengan sebutan Muslim yang berarti "seorang yang tunduk kepada Tuhan"[5][6], atau lebih lengkapnya adalah Muslimin bagi laki-laki dan Muslimat bagi perempuan. Islam mengajarkan bahwa Allah menurunkan firman-Nya kepada manusia melalui para nabi dan rasul utusan-Nya, dan meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa Muhammad adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus ke dunia oleh Allah.
Islam (Arab: al-islām, الإسلام
Daftar isi
Aspek kebahasaan
Islam berasal dari kata Arab "aslama-yuslimu-islaman" yang secara kebahasaan
berarti "menyelamatkan", misal teks "assalamu alaikum"
yang berarti "semoga keselamatan menyertai kalian semuanya". Islam
atau Islaman adalah masdar(kata benda) sebagai
bahasa penunjuk dari fi'il (kata kerja), yaitu
"aslama" bermakna telah selamat (kala lampau) dan
"yuslimu" bermakna "menyelamatkan" (past
continous tense).
Kata triliteral semitik 'S-L-M' menurunkan beberapa istilah terpenting dalam pemahaman mengenai keislaman,
yaitu Islamdan Muslim. Kesemuanya berakar
dari kata Salam yang berarti kedamaian.[7] Kata Islam lebih
spesifik lagi didapat daribahasa
Arab Aslama, yang bermakna
"untuk menerima, menyerah atau tunduk" dan dalam pengertian yang
lebih jauh kepada Tuhan.[8]
Aspek kemanusiaan
Dengan demikian, Islam berarti penerimaan dari dan
penyerahan diri kepada Tuhan, dan penganutnya harus menunjukkan ini dengan
menyembah-Nya, menuruti perintah-Nya, dan menghindari politheisme.
Perkataan ini memberikan beberapa maksud dari al-Qur’an. Dalam
beberapa ayat, kualitas Islam sebagai kepercayaan ditegaskan: "Barangsiapa
yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia
melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam..."[9] Ayat lain
menghubungkan Islām dan dīn (lazimnya diterjemahkan sebagai "agama"): "...Pada hari ini
telah Ku-sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku,
dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu."[10] Namun masih ada yang
lain yang menggambarkan Islam itu sebagai perbuatan kembali kepada Tuhan-lebih
dari hanya penyataan pengesahan keimanan.[11]
Kepercayaan
Kepercayaan dasar Islam dapat ditemukan pada dua
kalimah shahādatāin ("dua kalimat persaksian"), yaitu "asyhadu an-laa ilaaha
illallaah, wa asyhadu anna muhammadan rasuulullaah" - yang berarti
"Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan saya bersaksi bahwa
Muhammad saw adalah utusan Allah". Esensinya adalah prinsip keesaan Tuhan dan pengakuan terhadap kenabian Muhammad. Adapun
bila seseorang meyakini dan kemudian mengucapkan dua kalimat persaksian ini, ia
dapat dianggap telah menjadi seorang muslim dalam status sebagai mualaf (orang yang baru masuk Islam dari kepercayaan lamanya).
Kaum Muslim percaya bahwa Allah mengutus Muhammad
sebagai Nabi terakhir setelah diutusnya Nabi Isa 6 abad sebelumnya.
Agama Islam mempercayai bahwa al-Qur'an dan Sunnah (setiap perkataan dan perbuatan Muhammad) sebagai sumber hukum dan
peraturan hidup yang fundamental.[12] Mereka tidak
menganggap Muhammad sebagai pengasas agama baru, melainkan sebagai penerus dan
pembaharu kepercayaan monoteistik yang diturunkan kepadaIbrahim, Musa, Isa, dan nabi oleh Tuhan yang sama. Islam menegaskan
bahwa agama Yahudi dan Kristen belakangan setelah kepergian para nabinya telah membelokkan wahyu yang
Tuhan berikan kepada nabi-nabi ini dengan mengubah teks dalam kitab suci,
memperkenalkan intepretasi palsu, ataupun kedua-duanya.[13]
Umat Islam juga meyakini al-Qur'an yang disampaikan oleh Allah kepada Muhammad. melalui
perantara Malaikat Jibriladalah
sempurna dan tidak ada keraguan di dalamnya (Al-Baqarah 2:2). Di dalam al-Qur'an Allah juga telah berjanji
akan menjaga keotentikan al-Qur'an hingga akhir zaman.
Adapun sebagaimana dinyatakan dalam al-Qur'an, umat
Islam juga diwajibkan untuk beriman dan meyakini kebenaran kitab suci dan
firman-Nya yang diturunkan sebelum al-Qur'an (Zabur, Taurat, Injil dan suhuf para nabi-nabi yang lain) melalui nabi dan rasul terdahulu
sebelum Muhammad.[14] Umat Islam juga percaya bahwa selain al-Qur'an, seluruh firman Allah
terdahulu telah mengalami perubahan oleh manusia. Mengacu pada kalimat di atas,
maka umat Islam meyakini bahwa al-Qur'an adalah satu-satunya kitab Allah yang
benar-benar asli dan sebagai penyempurna kitab-kitab sebelumnya.
Umat Islam meyakini bahwa agama yang dianut oleh
seluruh nabi dan rasul utusan Allah sejak masa Adam adalah satu agama yang sama
dengan (tauhid|satu Tuhan
yang sama), dengan demikian tentu saja Ibrahim juga menganut ketauhidan secara
hanif (murni) yang menjadikannya seorang muslim.[15][16] Pandangan ini
meletakkan Islam bersama agama Yahudidan Kristen dalam rumpun agama yang mempercayai Nabi Ibrahim as. Di dalam al-Qur'an,
penganut Yahudi dan Kristen sering direferensikan sebagai Ahli Kitab atau orang-orang yang diberi kitab.
Lima Rukun Islam
Islam memberikan banyak amalan keagamaan. Para
penganut umumnya digalakkan untuk memegang Lima Rukun Islam,
yaitu lima pilar yang menyatukan Muslim sebagai sebuah komunitas.[17] Tambahan dari Lima
Rukun, hukum Islam (syariah) telah membangun tradisi perintah yang telah menyentuh pada
hampir semua aspek kehidupan dan kemasyarakatan. Tradisi ini meliputi segalanya
dari hal praktikal seperti kehalalan, perbankan, jihad dan zakat.[18]
Isi dari kelima Rukun Islam itu adalah:
1. Mengucapkan dua kalimah syahadat dan meyakini bahwa tidak ada yang berhak ditaati dan disembah dengan benar
kecuali Allah saja dan meyakini bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul Allah.
Enam Rukun Iman
Ajaran Islam
Hampir semua Muslim tergolong dalam salah satu dari
empat mazhab yaitu Mazhab Syafi'i, Mazhab Hanafi, Mazhab
Hambali dan Mazhab Maliki. Islam
adalah agama dominan sepanjang wilayah Timur Tengah atu negara-negara Arab, juga di sebagian besar Afrika Utara, Afrika Barat dan Asia Selatan serta Asia Tenggara.
Komunitas besar juga ditemui di RRT yaitu Muslim Hui dan Muslim Xinjiang
Uighur, Semenanjung
Balkan di Eropa Timur dan Rusia. Terdapat juga
sebagian besar komunitas imigran Muslim di bagian lain dunia, seperti Eropa Barat dan Amerika Serikat. Sekitar 20% Muslim tinggal di negara-negara Arab,[19] 30% di subbenua
India dan 15.6% di Indonesia, negara
Muslim terbesar berdasar populasi.[20]
Allah
Konsep Islam teologikal fundamental ialah tauhid, yaitu kepercayaan
tentang keesaan Tuhan. Istilah Arab untuk Tuhan ialah Ilāh; kebanyakan ilmuwan[butuh rujukan] percaya kata Allah didapat dari penyingkatan dari kata al- (si) dan ʾilāh' (dewa, bentuk
maskulin), bermaksud "Tuhan" (al-ilāh'), tetapi yang lain
menjejakkan asal usulnya dari bahasa Aram Alāhā.[21] Kata Allah juga adalah
kata yang digunakan oleh orang Kristen (Nasrani) dan Yahudi Arab sebagai
terjemahan dari ho theos dariPerjanjian
Baru dan Septuaginta. Yang
pertama dari Lima Rukun Islam, tauhid dituangkan dalam syahadat (pengakuan), yaitu bersaksi:
لا إله إلا الله محمد
رسول الله
Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah
Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah
—Syahadat
Konsep tauhid ini dituangkan dengan jelas dan
sederhana di dalam al-Qur'an pada Surah Al-Ikhlas yang terjemahannya adalah:
"Dia-lah Allah (Tuhan), Yang Maha
Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu,
Dia tiada beranak dan tiada pula
diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia."
Nama "Allah" tidak memiliki bentuk jamak dan
tidak diasosiasikan dengan jenis kelamin tertentu. Dalam Islam sebagaimana
disampaikan dalam al-Qur'an dikatakan:
"(Dia) Pencipta langit dan bumi.
Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari
jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang
biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan
Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat."
Allah adalah Nama Tuhan (ilah) dan satu-satunya Tuhan
sebagaimana perkenalan-Nya kepada manusia melalui al-Quran :
"Sesungguhnya Aku ini adalah Allah,
tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah salat
untuk mengingat Aku"
Pemakaian kata Allah secara linguistik mengindikasikan
kesatuan. Umat Islam percaya bahwa Tuhan yang mereka sembah adalah sama dengan
Tuhan umat Yahudi dan Nasrani, dalam hal ini adalah Tuhan Ibrahim. Namun, Islam
menolak ajaranKristen menyangkut paham Trinitas dimana hal ini dianggap Politeisme.
"Wahai Ahli Kitab,
janganlah kamu melampaui batas dalam agama dan janganlah kamu mengatakan
terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya al-Masih, Isa putra Maryam itu
adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan kalimat-Nya) yang
disampaikannya kepada Maryam dan (dengan tiupan ) roh dari-Nya. Maka berimanlah
kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Dan janganlah kamu mengatakan,
"Tuhan itu tiga", berhentilah dari ucapan itu. Itu lebih baik bagi
kamu. Sesungguhnya Allah Tuhan yang Maha Esa. Maha suci Allah dari mempunyai
anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah
sebagai Pemelihara."
—An-Nisa' 4:171
Dalam Islam, visualisasi atau penggambaran Tuhan tidak
dapat dibenarkan, hal ini dilarang karena dapat berujung pada pemberhalaan dan
justru penghinaan, karena Tuhan tidak serupa dengan apapun (Asy-Syu'ara' 42:11). Sebagai gantinya, Islam menggambarkan Tuhan
dalam 99 nama/gelar/julukan Tuhan (asma'ul husna) yang
menggambarkan sifat ketuhanan-Nya sebagaimana terdapat pada al-Qur'an.
Al-Qur'an
Al-Qur'an adalah kitab suci ummat Islam yang diwahyukan Allah kepadaMuhammad melalui perantaraan Malaikat Jibril.
Secara harfiah Qur'an berarti bacaan. Namun walau terdengar merujuk ke sebuah
buku/kitab, ummat Islam merujuk Al-Qur'an sendiri lebih pada kata-kata atau
kalimat di dalamnya, bukan pada bentuk fisiknya sebagai hasil cetakan.
Umat Islam percaya bahwa Al-Qur'an disampaikan kepada Muhammad melalui malaikat Jibril. Penurunannya sendiri terjadi secara bertahap
antara tahun 610 hingga hingga wafatnya dia 632 M. Walau Al-Qur'an lebih banyak ditransfer
melalui hafalan, namun sebagai tambahan banyak pengikut Islam pada masa itu
yang menuliskannya pada tulang, batu-batu dan dedaunan.
Umat Islam percaya bahwa Al-Qur'an yang ada saat ini
persis sama dengan yang disampaikan kepada Muhammad, kemudian disampaikan lagi
kepada pengikutnya, yang kemudian menghapalkan dan menulis isi Al Qur'an
tersebut. Secara umum para ulama menyepakati bahwa versi Al-Qur'an yang ada
saat ini pertama kali dikompilasi pada masa kekhalifahan Utsman
bin Affan (khalifah Islam ke-3) yang berkisar
antara 650 hingga 656 M. Utsman bin Affankemudian
mengirimkan duplikat dari versi kompilasi ini ke seluruh penjuru kekuasaan
Islam pada masa itu dan memerintahkan agar semua versi selain itu dimusnahkan
untuk keseragaman.[22]
Al-Qur'an memiliki 114 surah , dan sejumlah 6.236 ayat
(terdapat perbedaan tergantung cara menghitung).[23] Hampir semua Muslim menghafal setidaknya beberapa bagian dari keseluruhan
Al-Qur'an, mereka yang menghafal keseluruhan Al-Qur'an dikenal sebagai hafiz (jamak:huffaz). Pencapaian ini bukanlah sesuatu yang jarang, dipercayai
bahwa saat ini terdapat jutaan penghapal Al-Qur'an diseluruh dunia. Di Indonesia ada lomba Musabaqah Tilawatil Qur'an yaitu lomba membaca Al-Qur'an dengan
tartil atau baik dan benar. Yang membacakan disebut Qari (pria) atau Qariah
(wanita).
Muslim juga percaya bahwa Al-Qur'an hanya berbahasa Arab.
Hasil terjemahan dari Al-Qur'an ke berbagai bahasa tidak merupakan Al-Qur'an
itu sendiri. Oleh karena itu terjemahan hanya memiliki kedudukan sebagai
komentar terhadap Al-Qur'an ataupun bentuk usaha untuk mencari makna Al-Qur'an,
tetapi bukan Al-Qur'an itu sendiri.
Nabi Muhammad S.A.W
Muhammad (570-632 M) adalah nabi terakhir dalam ajaran Islam dimana mengakui kenabiannya merupakan salah
satu syarat untuk dapat disebut sebagai seorang muslim (lihat syahadat). Dalam
Islam Muhammad tidak diposisikan sebagai seorang pembawa ajaran baru, melainkan
merupakan penutup dari rangkaian nabi-nabi yang diturunkan sebelumnya.
Terlepas dari tingginya statusnya sebagai seorang
Nabi, Muhammad dalam pandangan Islam adalah seorang manusia biasa. Namun setiap
perkataan dan perilaku dalam kehidupannya dipercayai merupakan bentuk ideal
dari seorang muslim. Oleh karena itu dalam Islam dikenal istilah hadits yakni kumpulan perkataan (sabda), perbuatan, ketetapan maupun persetujuan
Muhammad. Hadits adalah teks utama (sumber hukum) kedua Islam setelah Al Qur'an.
Sejarah
Masa sebelum kedatangan Islam
Jazirah
Arab sebelum kedatangan agama Islam merupakan
sebuah kawasan perlintasan perdagangan dalam Jalan Suterayang
menghubungkan antara Indo Eropa dengan kawasan Asia di timur. Kebanyakan
orang Arab merupakan penyembah berhala dan ada sebagian yang merupakan pengikut
agama-agama Kristen dan Yahudi. Mekkah adalah tempat yang suci bagi bangsa Arab ketika itu, karena di sana
terdapat berhala-berhala agama mereka, telaga Zamzam, dan yang
terpenting adalah Ka'bah. Masyarakat
ini disebut pula Jahiliyah atau dalam artian lain bodoh. Bodoh di sini bukan dalam intelegensianya
namun dalam pemikiran moral. Warga Quraisy terkenal dengan masyarakat yang suka berpuisi. Mereka menjadikan puisi sebagai
salah satu hiburan disaat berkumpul di tempat-tempat ramai.
Masa awal
Negara-negara dengan
populasi Muslim mencapai 10% (hijau dengan dominan sunni, merah dengan dominan
syi'ah) (Sumber - CIA World Factbook,
2004).
Islam bermula pada tahun 611 ketika wahyu pertama
diturunkan kepada rasul yang terakhir yaitu Muhammad bin Abdullah di Gua Hira', Arab Saudi.
Muhammad dilahirkan di Mekkah pada tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Gajah(571
masehi). Ia dilahirkan di tengah-tengah suku Quraish pada zamanjahiliyah,
dalam kehidupan suku-suku padang pasir yang suka berperang dan menyembah berhala. Muhammad
dilahirkan dalam keadaan yatim, sebab ayahnya Abdullah wafat ketika ia masih berada di dalam kandungan. Pada saat usianya masih 6
tahun, ibunya Aminah meninggal dunia. Sepeninggalan ibunya, Muhammad dibesarkan oleh kakeknya Abdul
Muthalib dan dilanjutkan oleh pamannya yaitu Abu Talib. Muhammad
kemudian menikah dengan seorang janda bernama Siti Khadijah dan menjalani kehidupan secara sederhana.
As-Sabiqun al-Awwalun
Ketika Muhammad berusia 40 tahun, ia mulai mendapatkan
wahyu yang disampaikan Malaikat Jibril, dan
sesudahnya selama beberapa waktu mulai mengajarkan ajaran Islam secara tertutup
kepada para sahabatnya. Setelah tiga tahun menyebarkan Islam secara
sembunyi-sembunyi, ia akhirnya menyampaikan ajaran Islam secara terbuka kepada
seluruh penduduk Mekkah, yang mana sebagian menerima dan sebagian lainnya
menentangnya.
Pada tahun 622 Masehi, Muhammad dan pengikutnya
berpindah ke Madinah. Peristiwa
ini disebut Hijrah, peristiwa
itu menjadi dasar acuan permulaan perhitungan kalender Islam. Di
Madinah, Muhammad dapat menyatukan orang-oranganshar (kaum muslimin dari Madinah) dan muhajirin (kaum muslimin dari Mekkah), sehingga umat Islam semakin menguat. Dalam
setiap peperangan yang dilakukan melawan orang-orang kafir, umat Islam selalu
mendapatkan kemenangan. Dalam fase awal ini, tak terhindarkan terjadinya perang
antara Mekkah dan Madinah.
Keunggulan diplomasi nabi Muhammad pada saat perjanjian Hudaibiyah, menyebabkan umat Islam
memasuki fase yang sangat menentukan. Banyak penduduk Mekkah yang sebelumnya
menjadi musuh kemudian berbalik memeluk Islam, sehingga ketika penaklukan kota
Mekkah oleh umat Islam tidak terjadi pertumpahan darah. Ketika Muhammad wafat,
hampir seluruh Jazirah Arab telah memeluk agama Islam.
Khalifah Rasyidin
Khalifah Rasyidin atau Khulafaur Rasyidin memilki arti pemimpin yang diberi petunjuk, diawali
dengan kepemimpinan Abu Bakar, dan
dilanjutkan oleh kepemimpinan Umar bin Khattab, Utsman
bin Affan dan Ali
bin Abu Thalib. Pada masa ini umat Islam mencapai kestabilan politik
dan ekonomi. Abu Bakar memperkuat dasar-dasar kenegaraan umat Islam dan
mengatasi pemberontakan beberapa suku-suku Arab yang terjadi setelah
meninggalnya Muhammad. Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abu
Thalib berhasil memimpin balatentara dan kaum Muslimin pada umumnya untuk
mendakwahkan Islam, terutama ke Syam, Mesir, dan Irak. Dengan takluknya negeri-negeri tersebut,
banyak harta rampasan perang dan wilayah kekuasaan yang dapat diraih oleh umat
Islam.
Masa kekhalifahan selanjutnya
Setelah periode Khalifah Rasyidin, kepemimpinan umat
Islam berganti dari tangan ke tangan dengan pemimpinnya yang juga disebut
"khalifah", atau kadang-kadang disebut "amirul mukminin",
"sultan", dan sebagainya. Pada periode ini khalifah tidak lagi
ditentukan berdasarkan orang yang terbaik di kalangan umat Islam, melainkan
secara turun-temurun dalam satu dinasti (bahasa Arab: bani) sehingga banyak yang menyamakannya dengan kerajaan; misalnya
kekhalifahan Bani Umayyah, Bani
Abbasiyyah, hingga Bani Utsmaniyyah yang kesemuanya
diwariskan berdasarkan keturunan.
Besarnya kekuasaan kekhalifahan Islam telah
menjadikannya salah satu kekuatan politik yang terkuat dan terbesar di dunia
pada saat itu. Timbulnya tempat-tempat pembelajaran ilmu-ilmu agama, filsafat,
sains, dan tata bahasa Arab di berbagai wilayah dunia Islam telah mewujudkan
satu kontinuitas kebudayaan Islam yang agung. Banyak ahli-ahli ilmu pengetahuan
bermunculan dari berbagai negeri-negeri Islam, terutamanya pada zaman
keemasan Islam sekitar abad ke-7 sampai abad ke-13
masehi.
Luasnya wilayah penyebaran agama Islam dan terpecahnya
kekuasaan kekhalifahan yang sudah dimulai sejak abad ke-8, menyebabkan
munculnya berbagai otoritas-otoritas kekuasaan terpisah yang berbentuk
"kesultanan"; misalnya Kesultanan Safawi, Kesultanan
Turki Seljuk, Kesultanan Mughal, Kesultanan Samudera Pasai dan Kesultanan Malaka,
yang telah menjadi kesultanan-kesultanan yang memiliki kekuasaan yang kuat dan
terkenal di dunia. Meskipun memiliki kekuasaan terpisah, kesultanan-kesultanan
tersebut secara nominal masih menghormati dan menganggap diri mereka bagian
dari kekhalifahan Islam.
Pada kurun ke-18 dan ke-19 masehi, banyak
kawasan-kawasan Islam jatuh ke tangan penjajah Eropa. Kesultanan Utsmaniyyah (Kerajaan
Ottoman) yang secara nominal dianggap sebagai kekhalifahan Islam terakhir,
akhirnya tumbang selepas Perang Dunia I.
Kerajaan ottoman pada saat itu dipimpin oleh Sultan Muhammad V. Karena dianggap
kurang tegas oleh kaum pemuda Turki yang di pimpin oleh Mustafa
Kemal Pasha atau kemal attaturk, sistem kerajaan
dirombak dan diganti menjadi republik.
Demografi
Saat ini diperkirakan terdapat antara 1.250 juta
hingga 1,4 miliar umat Muslimyang tersebar
di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut sekitar 18% hidup di negara-negara Arab, 20% di Afrika, 20% di Asia Tenggara, 30%
di Asia
Selatanyakni Pakistan, India dan Bangladesh. Populasi
Muslim terbesar dalam satu negara dapat dijumpai di Indonesia. Populasi
Muslim juga dapat ditemukan dalam jumlah yang signifikan di Republik Rakyat Tiongkok, Amerika
Serikat,Eropa, Asia Tengah, dan Rusia.
Pertumbuhan Muslim sendiri diyakini mencapai 2,9% per
tahun, sementara pertumbuhan penduduk dunia hanya mencapai 2,3%. Besaran ini
menjadikan Islam sebagai agama dengan pertumbuhan pemeluk yang tergolong cepat
di dunia.[24]. Beberapa
pendapat menghubungkan pertumbuhan ini dengan tingginya angka kelahiran di
banyak negara Islam (enam dari sepuluh negara di dunia dengan angka kelahiran
tertinggi di dunia adalah negara dengan mayoritas Muslim. [25]Namun belum lama ini,
sebuah studi demografi telah menyatakan bahwa angka kelahiran negara Muslim
menurun hingga ke tingkat negara Barat.[26]
Hari Besar dalam Islam
Tempat ibadah
Rumah ibadat umat Muslim disebut masjid atau mesjid. Ibadah yang biasa dilakukan di Masjid antara lain salat
berjama'ah, ceramah agama, perayaan hari besar, diskusi agama,
belajar mengaji (membaca Al-Qur'an) dan lain
sebagainya.
Lihat pula
·
Jihad
·
Salat
·
Ulama
Catatan kaki
1.
^ Islam
Basics: About Islam and American Muslim, Council on
American-Islamic Relations (CAIR), Copyright © 2007.
2.
^ Religions & Ethics: Islam at a glance,
BBC - homepage, © MMVII.
3.
^ "Major Religions of the World—Ranked by Number of
Adherents"(HTML). Diakses tanggal 2007-07-03.
5.
^ L. Gardet; J. Jomier. "Islam".Encyclopaedia of Islam
Online.
6.
^ "Lane's lexicon" (PDF). Diakses tanggal 2007-07-03.
11. ^ Lihat:
·
L. Gardet; J. Jomier. "Islam".Encyclopaedia
of Islam Online.
12. ^ Lihat:
·
Esposito (1996), p.41
·
Ghamidi (2001): Sources
of Islam
13. ^ Lihat:
·
Accad (2003): According to Ibn Taymiya, although only
some Muslims accept the textual veracity of the entire Bible, most Muslims will
grant the veracity of most of it.
·
Esposito (1998), pp.6,12
·
Esposito (2002b), pp.4-5
·
F. E. Peters (2003), p.9
·
F. Buhl; A. T. Welch. "Muhammad". Encyclopedia
of Islam Online.
·
Hava Lazarus-Yafeh. "Tahrif".Encyclopedia
of Islam Online.
14. ^ Lihat:
15. ^ Lihat:
16. ^ Surah Yunus 10:72 "...dan aku
disuruh supaya aku termasuk golongan orang-orang yang berserah diri (Muslim)."
17. ^ Esposito (2002b), p.17
18. ^ Lihat:
·
Esposito (2002b), pp.111,112,118
·
"Shari'ah". Encyclopaedia Britannica
Online.
19. ^ Lihat:
·
Esposito (2002b), p.21
·
Esposito (2004), pp.2,43
20. ^ Lihat Demografi
Islam
21. ^ Lihat:
·
"Islam and Christianity",Encyclopedia of
Christianity(2001): Arabic-speakingChristians and Jews also
refer to God as Allāh.
·
L. Gardet. "Allah". Encyclopaedia of
Islam Online.
22. ^ Al-Qaththan, Syaikh Manna' Khalil.Mahabits
fi 'Ulum Al-Qur'an (Pengantar Studi Ilmu Al-Qur'an), Pustaka Al-Kautsar,
2006, Jakarta.
23. ^ Nasr,
Seyyed Hossein (2007). "Qur’an". Encyclopedia
Britannica Online. Text "http://www.britannica.com/eb/article-9105854/Quran"
ignored (bantuan);
Daftar pustaka
Buku dan jurnal
·
Accad, Martin (2003). "The Gospels in the Muslim
Discourse of the Ninth to the Fourteenth Centuries: An Exegetical Inventorial
Table (Part I)". Islam and Christian-Muslim Relations 14 (1).
ISSN 0959-6410.
·
Adil, Hajjah Amina; Shaykh Nazim Adil Al-Haqqani,
Shaykh Muhammad Hisham Kabbani (2002). Muhammad: The Messenger of Islam.
Islamic Supreme Council of America. ISBN 978-1-930409-11-8.
·
Ahmed, Akbar (1999). Islam Today: A Short
Introduction to the Muslim World (2.00 ed.). I. B. Tauris. ISBN 978-1-86064-257-9.
·
Brockopp, Jonathan E. (2003). Islamic Ethics
of Life: abortion, war and euthanasia. University of South Carolina press. ISBN 1-57003-471-0.
·
Cohen-Mor, Dalya (2001). A Matter of Fate: The
Concept of Fate in the Arab World as Reflected in Modern Arabic Literature.
Oxford University Press. ISBN 0-19-513398-6.
·
Curtis, Patricia A. (2005). A Guide to Food
Laws and Regulations. Blackwell Publishing Professional. ISBN 978-0-8138-1946-4.
·
Eglash, Ron (1999). African Fractals: Modern
Computing and Indigenous Design. Rutgers University Press. ISBN 0-8135-2614-0.
·
Ernst,
Carl (2004). Following Muhammad: Rethinking Islam in
the Contemporary World. University of North Carolina Press.ISBN 0-8078-5577-4.
·
Esposito,
John; John Obert Voll (1996). Islam and Democracy.
Oxford University Press. ISBN 0-19-510816-7.
·
Esposito,
John (1998). Islam: The Straight Path (3rd
ed.). Oxford University Press. ISBN 978-0-19-511234-4.
·
Esposito,
John; Yvonne Yazbeck Haddad (2000a). Muslims on the
Americanization Path?. Oxford University Press. ISBN 0-19-513526-1.
·
Esposito,
John (2000b). Oxford History of Islam. Oxford
University Press. 978-0195107999.
·
Esposito,
John (2002a). Unholy War: Terror in the Name of Islam.
Oxford University Press. ISBN 978-0-19-516886-0.
·
Esposito,
John (2002b). What Everyone Needs to Know about Islam.
Oxford University Press. ISBN 0-19-515713-3.
·
Esposito,
John (2003). The Oxford Dictionary of Islam. Oxford University
Press. ISBN 0-19-512558-4.
·
Esposito,
John (2004). Islam: The Straight Path (3rd Rev
Upd ed.). Oxford University Press. ISBN 978-0-19-518266-8.
·
Farah,
Caesar (1994). Islam: Beliefs and Observances (5th
ed.). Barron's Educational Series. ISBN 978-0-8120-1853-0.
·
Farah,
Caesar (2003). Islam: Beliefs and Observances (7th
ed.). Barron's Educational Series. ISBN 978-0-7641-2226-2.
·
Firestone, Rueven (1999). Jihad: The Origin of
Holy War in Islam. Oxford University Press. ISBN 0-19-512580-0.
·
Friedmann,
Yohanan (2003). Tolerance and Coercion in Islam:
Interfaith Relations in the Muslim Tradition. Cambridge University Press. ISBN 978-0-521-02699-4.
·
Ghamidi,
Javed (2001). Mizan. Dar
al-Ishraq. OCLC52901690.
·
Goldschmidt, Jr., Arthur; Lawrence Davidson (2005). A
Concise History of the Middle East (8th ed.). Westview Press. ISBN 978-0-8133-4275-7.
·
Griffith, Ruth Marie; Barbara Dianne Savage (2006). Women
and Religion in the African Diaspora: Knowledge, Power, and Performance.
Johns Hopkins University Press. ISBN 0-8018-8370-9.
·
Hawting,
G. R. (2000). The First Dynasty of Islam: The Umayyad
Caliphate AD 661–750. Routledge. ISBN 0-415-24073-5.
·
Hedayetullah, Muhammad (2006). Dynamics of
Islam: An Exposition. Trafford Publishing. ISBN 978-1-55369-842-5.
·
Holt, P. M.; Bernard Lewis (1977a). Cambridge
History of Islam, Vol. 1. Cambridge University Press. ISBN 0-521-29136-4.
·
Holt, P. M.; Ann K. S. Lambton, Bernard Lewis (1977b).Cambridge
History of Islam, Vol. 2. Cambridge University Press.ISBN 0-521-29137-2.
·
Hourani,
Albert; Ruthven,
Malise (2003). A History of the Arab Peoples.
Belknap Press; Revised edition. ISBN 978-0-674-01017-8.
·
Humphreys, Stephen (2005). Between Memory and
Desire. University of California Press. ISBN 0-520-24691-8.
·
Kobeisy, Ahmed Nezar (2004). Counseling
American Muslims: Understanding the Faith and Helping the People. Praeger
Publishers. ISBN 978-0-313-32472-7.
·
Koprulu, Mehmed Fuad; Leiser, Gary (1992). The
Origins of the Ottoman Empire. SUNY Press. ISBN 0-7914-0819-1.
·
Kramer, Martin (1987). Shi'Ism, Resistance,
and Revolution. Westview Press. ISBN 978-0-8133-0453-3.
·
Kugle, Scott Alan (2006). Rebel Between Spirit
And Law: Ahmad Zarruq, Sainthood, And Authority in Islam. Indiana
University Press. ISBN 0-253-34711-4.
·
Lapidus, Ira (2002). A History of Islamic
Societies (2nd ed.). Cambridge University Press. ISBN 978-0-521-77933-3.
·
Lewis, Bernard (1984). The
Jews of Islam. Routledge & Kegan Paul. ISBN 0-7102-0462-0.
·
Lewis, Bernard (1993). The
Arabs in History. Oxford University Press. ISBN 0-19-285258-2.
·
Lewis, Bernard (1997). The
Middle East. Scribner. ISBN 978-0-684-83280-7.
·
Lewis, Bernard (2001). Islam
in History: Ideas, People, and Events in the Middle East (2nd ed.).
Open Court. ISBN 978-0-8126-9518-2.
·
Lewis, Bernard (2003). What
Went Wrong?: The Clash Between Islam and Modernity in the Middle East (Reprint
ed.). Harper Perennial. ISBN 978-0-06-051605-5.
·
Lewis, Bernard (2004). The
Crisis of Islam: Holy War and Unholy Terror. Random House, Inc., New York. ISBN 978-0-8129-6785-2.
·
Madelung,
Wilferd (1996). The Succession to Muhammad: A Study of
the Early Caliphate. Cambridge University Press. ISBN 0-521-64696-0.
·
Malik, Jamal; John R Hinnells, Inc NetLibrary (2006). Sufism
in the West. Routledge. ISBN 0-415-27408-7.
·
Menski, Werner F. (2006). Comparative Law in a
Global Context: The Legal Systems of Asia and Africa. Cambridge University
Press. ISBN 0-521-85859-3.
·
Mohammad, Noor (1985). "The Doctrine of Jihad: An
Introduction". Journal of Law and Religion 3 (2).
·
Momen, Moojan (1987). An Introduction to Shi`i
Islam: The History and Doctrines of Twelver Shi`ism. Yale University Press.ISBN 978-0-300-03531-5.
·
Nasr, Seyed Muhammad (1994). Our Religions:
The Seven World Religions Introduced by Preeminent Scholars from Each Tradition
(Chapter 7). HarperCollins. ISBN 0-06-067700-7.
·
Novak, David (February 1999). "The Mind of
Maimonides". First
Things.
·
Parrinder,
Geoffrey (1971). World Religions: From Ancient History
to the Present. Hamlyn Publishing Group Limited. ISBN 0-87196-129-6.
·
Patton, Walter M. (April 1900). "The Doctrine of
Freedom in the Korân". The American Journal of Semitic Languages
and Literatures (Brill Academic Publishers) 16 (3). ISBN 90-04-10314-7.
·
Peters,
F. E. (1991). "The Quest for Historical Muhammad".International
Journal of Middle East Studies.
·
Peters,
F. E. (2003). Islam: A Guide for Jews and Christians.
Princeton University Press. ISBN 0-691-11553-2.
·
Peters,
Rudolph (1977). Jihad in Medieval and Modern Islam.
Brill Academic Publishers. ISBN 90-04-04854-5.
·
Ruthven, Malise (2005). Fundamentalism: The
Search for Meaning. Oxford University Press. ISBN 0-19-280606-8.
·
Sahas, Daniel J. (1997). John of Damascus on
Islam: The Heresy of the Ishmaelites. Brill Academic Publishers. ISBN 978-90-04-03495-2.
·
Sachedina,
Abdulaziz (1998). The Just Ruler in Shi'ite Islam: The Comprehensive
Authority of the Jurist in Imamite Jurisprudence. Oxford University Press
US. ISBN 0-19-511915-0.
·
Seibert, Robert F. (1994). "Review: Islam and the
West: The Making of an Image (Norman Daniel)". Review of Religious
Research 36 (1).
·
Sells,
Michael Anthony; Emran Qureshi (2003). The New Crusades:
Constructing the Muslim Enemy. Columbia University Press. ISBN 0-231-12667-0.
·
Smith, Jane I. (2006). The Islamic Understanding
of Death and Resurrection. Oxford University Press. ISBN 978-0-19-515649-2.
·
Spencer, Robert (2005). The Myth of Islamic
Tolerance: How Islamic Law Treats Non-Muslims. Prometheus Books. ISBN 978-1-59102-249-7.
·
Stillman,
Norman (1979). The Jews of Arab Lands: A History and
Source Book. Philadelphia: Jewish Publication Society of America. ISBN 1-82760-198-1.
·
Tabatabae, Sayyid
Mohammad Hosayn; Seyyed Hossein Nasr (translator) (1979). Shi'ite
Islam. Suny press. ISBN 0-87395-272-3.
·
Tabatabae, Sayyid
Mohammad Hosayn; R. Campbell (translator) (2002). Islamic
teachings: An Overview and a Glance at the Life of the Holy Prophet of Islam.
Green Gold. ISBN 0-922817-00-6.
·
Teece, Geoff (2003). Religion in Focus: Islam.
Franklin Watts Ltd. ISBN 978-0-7496-4796-4.
·
Trimingham, John Spencer (1998). The Sufi
Orders in Islam. Oxford University Press. ISBN 0-19-512058-2.
·
Tritton, Arthur S. (1970) [1930]. The Caliphs
and their Non-Muslim Subjects: A Critical Study of the Covenant of Umar.
London: Frank Cass Publisher. ISBN 0-7146-1996-5.
·
Turner, Colin (2006). Islam: the Basics.
Routledge (UK). ISBN 0-415-34106-X.
·
Turner, Bryan S. (1998). Weber and Islam.
Routledge (UK).ISBN 0-415-17458-9.
·
Waines, David (2003). An Introduction to Islam.
Cambridge University Press. ISBN 0-521-53906-4.
·
Warraq, Ibn (2000). The Quest for Historical
Muhammad. Prometheus. ISBN 978-1-57392-787-1.
·
Warraq, Ibn (2003). Leaving Islam: Apostates
Speak Out. Prometheus. ISBN 1-59102-068-9.
·
Watt, W. Montgomery (1973). The
Formative Period of Islamic Thought. University Press Edinburgh. ISBN 0-85-224254-X.
·
Watt, W. Montgomery (1974). Muhammad:
Prophet and Statesman (New ed.). Oxford University Press. ISBN 0-19-881078-4.
·
Weiss, Bernard G. (2002). Studies in Islamic
Legal Theory. Boston: Brill Academic publishers. ISBN 90-04-12066-1.
·
Williams, John Alden (1994). The Word of Islam.
University of Texas Press. ISBN 0-292-79076-7.
·
Williams, Mary E. (2000). The Middle East.
Greenhaven Pr.ISBN 0-7377-0133-1.
Ensiklopedia
·
William H. McNeill, Jerry H. Bentley, David Christian,
ed. (2005). Berkshire Encyclopedia of World History. Berkshire
Publishing Group. ISBN 978-0-9743091-0-1.
·
Gabriel Oussani, ed. (1910). Catholic Encyclopedia.
·
Paul Lagasse, Lora Goldman, Archie Hobson, Susan R.
Norton, ed. (2000). The Columbia Encyclopedia (6th ed.). Gale
Group.ISBN 978-1-59339-236-9.
·
Encyclopaedia Britannica Online. Encyclopaedia Britannica, Inc.
·
Erwin Fahlbusch, William Geoffrey Bromiley, ed.
(2001).Encyclopedia of Christianity (1st ed.). Eerdmans Publishing
Company, and Brill. ISBN 0-8028-2414-5.
·
John Bowden, ed. (2005). Encyclopedia of
Christianity (1st ed.). Oxford University Press. ISBN 0-19-522393-4.
·
George Thomas Kurian, Graham T. T. Molitor, ed.
(1995).Encyclopedia of the Future. MacMillan Reference Books. ISBN 978-0-02-897205-3.
·
P.J. Bearman, Th. Bianquis, C.E. Bosworth, E. van
Donzel, W.P. Heinrichs (ed.). Encyclopaedia of Islam Online. Brill
Academic Publishers. ISSN 1573-3912.
·
Richard C. Martin, Said Amir Arjomand, Marcia
Hermansen, Abdulkader Tayob, Rochelle Davis, John Obert Voll, ed. (2003).Encyclopedia
of Islam and the Muslim World. MacMillan Reference Books. ISBN 978-0-02-865603-8.
·
Jane Dammen McAuliffe (ed.). Encyclopaedia of the Qur'an Online. Brill
Academic Publishers.
·
Lindsay Jones, ed. (2005). Encyclopedia of
Religion (2nd ed.). MacMillan Reference Books. ISBN 978-0-02-865733-2.
·
Salamone Frank, ed. (2004). Encyclopedia of
Religious Rites, Rituals, and Festivals (1st ed.). Routledge. ISBN 978-0-415-94180-8.
·
Peter N. Stearns, ed. (2000). The Encyclopedia
of World History Online (6th ed.). Bartleby.
·
Josef
W. Meri, ed. (2005). Medieval Islamic Civilization: An
Encyclopedia. Routledge. ISBN 0-415-96690-6.
·
Wendy
Doniger, ed. (1999). Merriam-Webster's Encyclopedia of World
Religions. Merriam-Webster. ISBN 0-87779-044-2.
·
Glasse Cyril, ed. (2003). New Encyclopedia of
Islam: A Revised Edition of the Concise Encyclopedia of Islam. AltaMira
Press. ISSN 978-0759101906.
·
Edward Craig, ed. (1998). Routledge
Encyclopedia of Philosophy (1st ed.). Routledge. ISBN 978-0-415-07310-3.
Bacaan lebih lanjut
·
Arberry,
A. J. (1996). The Koran Interpreted: A Translation (1st
ed.). Touchstone. ISBN 978-0-684-82507-6.
·
Hawting,
Gerald R. (2000). The First Dynasty of Islam: The
Umayyard Caliphate AD 661–750. Routledge. ISBN 0-415-24072-7.
·
Khan,
Muhammad Muhsin; Al-Hilali Khan, Muhammad Taqi-ud-Din (1999). Noble
Quran (1st ed.). Dar-us-Salam Publications.ISBN 978-9960-740-79-9.
·
Kramer
(ed.), Martin (1999). The Jewish Discovery of Islam:
Studies in Honor of Bernard Lewis. Syracuse University. ISBN 978-965-224-040-8.
·
Kuban, Dogan (1974). Muslim Religious
Architecture. Brill Academic Publishers. ISBN 90-04-03813-2.
·
Lewis, Bernard (1993). Islam
in History: Ideas, People, and Events in the Middle East. Open Court. ISBN 978-0-8126-9217-4.
·
Lewis, Bernard (1994). Islam
and the West. Oxford University Press. ISBN 978-0-19-509061-1.
·
Lewis, Bernard (1996). Cultures
in Conflict: Christians, Muslims, and Jews in the Age of Discovery. Oxford
University Press.ISBN 978-0-19-510283-3.
·
Mubarkpuri, Saifur-Rahman (2002). The
Sealed Nectar: Biography of the Prophet. Dar-us-Salam
Publications. ISBN 978-1-59144-071-0.
·
Najeebabadi, Akbar Shah (2001). History of
Islam. Dar-us-Salam Publications. ISBN 978-1-59144-034-5.
·
Nigosian, S. A. (2004). Islam: Its History,
Teaching, and Practices (New Edition ed.). Indiana University Press. ISBN 978-0-253-21627-4.
·
Rahman, Fazlur (1979). Islam (2nd
ed.). University of Chicago Press. ISBN 0-226-70281-2.
·
Walker,
Benjamin (1998). Foundations of Islam: The Making of a
World Faith. Peter Owen Publishers. ISBN 978-0-7206-1038-3.






0 komentar:
Post a Comment